Our Story & Legal Identity

Mengenal PT KRIYA CITA KUSUMA

Kusuma Craft adalah laboratorium kriya dan tekstil berkelanjutan di bawah naungan PT KRIYA CITA KUSUMA. Kami mendedikasikan diri untuk meriset pewarna alami dari limbah organik domestik dan merancang objek fungsional bernilai seni tinggi.

The Maker's Touch

Dipimpin oleh DIAH KUSUMAWARDANI selaku Owner & Director, Kusuma lahir dari keinginan untuk mengeksplorasi hubungan antara limbah rumah tangga, warna botani, dan kerajinan tangan. Setiap helai kain yang kami warnai membawa spirit DIY (*Do It Yourself*), dibuat secara personal dan intim, dekat dengan praktik seni serat serta edukasi lingkungan.

Bagi kami, warna botani bukan hanya soal keindahan visual. Ini adalah arsip hidup Nusantara, sebuah cara untuk mengingat kembali bagaimana leluhur kita memanfaatkan tumbuhan di sekitar mereka, yang kini kami kembangkan dengan inovasi pemanfaatan limbah sisa dapur (*kitchen waste*).

DIAH KUSUMAWARDANI - Kusuma Maker

Profil Perusahaan & Informasi Resmi

Identitas Badan Usaha

Company Name:
PT KRIYA CITA KUSUMA

Owner / Director:
DIAH KUSUMAWARDANI

Business Address:
KUSUMA CRAFT STUDIO - Griya Pipit 6 Blok A5/16-17, RT 03/RW 013, Pondok Kacang Timur, Pondok Aren, Tangerang Selatan, Banten - 15226

Pembayaran & Shipping

Bank Name: BANK RAKYAT INDONESIA (BRI)
Branch: KC Bintaro
Account Number: 0393-01-004141-56-4
Account Holder: PT KRIYA CITA KUSUMA

Metode Wallet / Payment:
Transfer Rekening Bank & QRIS

Jasa Pengiriman Resmi:
Kurir JNE (Express / Regular)

Nilai-Nilai Dasar Kami

Sadar Material

Kami melacak kembali asal-usul setiap serat kain dan bahan pewarna, memprioritaskan serat organik alami serta limbah domestik untuk meminimalkan dampak lingkungan.

Pendidikan Berkelanjutan

Melalui workshop natural dye dan program DIY, kami membagikan pengetahuan tentang cara berkriya yang ramah lingkungan kepada komunitas urban.

Slow Craft

Kami percaya pada proses lambat, perhatian pada detail, dan sentuhan tangan manusia yang membuat setiap objek kriya kami unik dan tiada duanya.